“…Jauh jalan yang harus kau tempuh
Mungkin samar bahkan mungkin gelap
Tajam kerikil setiap saat menunggu
Engkau lewat dengan kaki tak bersepatu…”
Petikan gitar Iwan Fals mengalun merdu dari Media Player di PC kesayangan saya, yang dengan setia menemani posting dicetak biruku ini. Selagi bidadari kecilku terlelap saya ingin menulis dulu sebelum mangucapkan selamat ulang tahun ketika di bangun nanti.
Rasanya baru kemarin di saya mengumandangkan azan di telinga mungilmu bidadari kecilku, bersamaan dengan tangisan pertamamu di dunia ini. Hari ini enam tahun yang lalu kami di beri titipan oleh Allah seorang bayi mungil yang lucu. Alhamdulilah terucap dari bibir ini… karena memang kami tak sanggup untuk merangkai kata-kata yang lebih indah dalam mengucapkan dan mengungkapkan terima kasih kami kepada Allah SWT, atas anugerah terindah-Nya di tengah keluarga kami. Semoga kami mampu dan bisa membentuk dia menjadi anak yang soleh dan soleha… insyaAllah, serta berguna bagi orang lain…amin!
Nabila Azwa Salsabil, satu nama yang terukir dalam rancangan cetak biru saya. “ Ada sebuah doa yang papa titipkan dalam namamu anakku…” tentang harapan-harapan kami sebagai orang tua, Nabila itu dari bahasa aslinya artinya Pintar, Cerdik. Azwa itu kata lain dari Nur yang artinya Cahaya sedang Salsabil itu di ambil dari nama mata air di surga.
Semoga kelak engkau menjadi Anak yang pintar yang akan menjadi cahaya bagi keluargamu dan orang-orang disekitarmu dan akan menjadi penyejuk layaknya mata air di surga.
Saat hunting nama buat bidadari kecilku ini, saya menjadi orang terdepan menentang apa yang ditulis oleh pujangga ternama William Shakespeare
“apalah arti sebuah nama?” karena menurut saya, betapa pentingnya merangkai sebuah nama, dan biarlah nama tersebut menjadi sebuah doa yang indah bagi anak kami
“Ya Allah, Jadikanlah dia anak yang sholeh dan yang takut kepada-Mu dan bimbinglah dia tumbuh dalam islam sehingga dia menjadi insan yang mulia”
Selamat ulang tahun Acha, melalui blog ini papa ingin berpesan, jangan pernah sekali-kali kamu menyekutukan Allah, karena Allah itu maha Esa. Dan dirikanlah shalat karena shalat adalah tiang agama kita ”… Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.” [An Nisaa’:103] papa pun masih berusaha untuk mendirikan shalat tepat waktu. Dan terakhir papa ingin berpesan tetaplah membumi dan menginjak tanah, jangan pernah sombong nak karena kegagalan utama manusia adalah kesombongan…
Suara merdu Iwan Fals masih terdengar…
“…Duduk sini nak dekat pada bapak
Jangan kau ganggu ibumu
Turunlah lekas dari pangkuannya…..”
6 Comments
selamat ulang tahun
semoga acha menjadi anak yang sholehah,dan menjadi sesuai dengan arti yang telah diukirkan
salam kenal. . .
selamat ulang tahun acha…
little princes,,,is beautiful.
tetaplah dan terusss menjadi ayah yang selalu menyanyangi anaknya
Sungguh menakjubkan, tersepona diriku
Selamat ulang tahun Acha…
ulang tahun?