Dalam menjalani kehidupan terkadang orang akan berhenti pada satu titik tertentu, dan mengevaluasi hal yang telah dicapai apakah berjalan dengan baik atau haruskah mengubah haluan. Berbagai pertanyaan memenuhi ruang rasio di kepala ini.
Benarkah ini jalan yang telah saya pilih atau ada jalan lain yang bisa membuat hidup ini lebih baik?
Beberapa bulan terakhir ini saya merasa ada kegamangan dalam diri ini, semangat berkarya yang berkobar entah menguap kemana, ini pula yang membuat banyak kerjaan saya terlantar dan tertunda, tapi saya sadar kalo penyebab semua itu adalah diri saya sendiri, dan hanya saya yang dapat merubah semua itu. Ketika kenyataan tidak sesuai dengan harapan bukan berarti kita harus pasrah dan menyerah, tapi inilah yang menjadi titik balik untuk bangkit dan memulai langkah baru untuk tetap konsisten dengan apa yang kita tuju dan tidak akan berhenti sebelum berhasil (kalo kataD’Masiv jangan menyerah
)
Titik balik akan menjadi kata yang indah bagi saya bahkan lebih indah dari puisi-puisi cinta yang ada di muka bumi ini (lebay mode on)
. Matahari masih terbit pagi ini dan masih menghangatkan kehidupan dihari ini, itu berarti masih ada harapan untuk bermimpi dan mewujudkan apa yang saya impikan.
Hari ini akan saya jadikan momentum untuk mempercayai mimpi-mimpi saya dan meletakkannya 5 centimeter di depan jidat saya
dan semoga saya akan selalu dikenang sebagai seroang yang percaya pada kekuatan mimpi dan mengejarnya, bukan hanya menjadi seonggok daging yang punya nama,
mas Donny Dhirgantoro saya pinjam sebagian kata-katanya yah….
“Kegagalan terbesar manusia adalah kegagalan untuk mencoba” so jangan menyerah Pul…!
Satu komentar
sudah baca buku 5cm juga ya? wah sama kalo gitu ^^
saya juga terkadang merasa gamang, apalagi perihal pekerjaan yang di jalani saat ini, masih belum menemukan satu kata ‘pas’.