Lewati navigasi

Arsip Bulanan: Mei 2010

“Ketika tiba saat perpisahan janganlah kalian berduka, sebab apa yang paling kalian kasihi darinya mungkin akan nampak lebih nyata dari kejauhan – seperti gunung yang nampak lebih agung terlihat dari padang dan dataran”. (Khalil Gibran)

Boy, Ini hari kedua kamu meninggalkan kita semua. Kali ini om Ipul mencoba nggak nagis lagi kalo ingat kamu. Tadi pagi saat ziarah ke peristirahatan terakhirmu om Ipul mencoba tersenyum didepan kamu, karena om Ipul yakin kamu pun bahagia disana.

Boy, om Ipul kangen sekali sama kamu… :cry: Sangat berat kehilangan anak dalam usia muda, om Ipul nggak akan pernah lupa karena rasanya baru kemarin kita bermain PS bersama, nonton bola sama-sama sambil ngeledek tim yang kalah, Nonton motoGP kesukaan kita, bercerita tentang dunia motor, dan jalan bareng ke luar kota dengan tunggangan kebanggaanmu itu. Maaf boy, om Ipul menangis lagi… :cry: karena kepergianmu bersamaan dengan semua itu, kamu meninggalkan kita saat sedang berlangsungnya final liga champion walaupun yang difinal bukan Manchester United VS Barcelona seperti harapan kita. :-) oh iya boy yang jadi juara tahun ini Inter Milan, tim yang sering kamu pake kalo kita main PS bersama selain Barcelona. :-) Boy, semalam Danny Pedrosa yang menjadi andalanmu dimotoGP finish di urutan ke lima padahal sampe putaran akhir dia sudah di posisi ke tiga di belakang Valentino Rossiā€Ž, mungkin karena dia masih kurang bisa mengendalikan emosinya yah boy… dan yang jadi juara di Le mans masih Lorenso :-)

Boy, kemarin om Ipul banyak dengar cerita dari teman-teman kamu, bagaimana kamu selalu berbuat baik kepada orang lain, bagaimana kamu yang nggak kenal nyerah, bagaimana kamu yang memiliki banyak cita-cita dan keinginan. Banyak teman-teman kamu yang datang melayatmu bahkan sampai hari ini pun masih ada yang datang kerumah dan masih nggak percaya mendengar berita kepergianmu. Om Ipul sangat bangga dengan kamu Boy, dalam usiamu yang masih muda segudang prestasi telah kamu ukir, dan kehadiran teman-temanmu kemarin membuktikan itu, bahkan dekan di fakultasmu pun mengakui itu, dia bilang kamu tipe orang yang tidak banyak bicara tapi lebih banyak bekerja. Tapi om Ipul yakin kamu ngak perlu bukti dan kamu enggak perlu ngebuktiin itu semua karena buat om Ipul kamu adalah pahlawan! karena tidak ada orang yang meninggal tapi masih meninggalkan bekas yang tak pernah hilang dan sangat berarti di hati, kecuali seorang pahlawan.

maaf boy, kali ini om Ipul menulis ini sambil menangis, :cry: om Ipul masih ingat sore itu seminggu yang lalu kamu datang kerumah minjam helm full face untuk touring dan helm yang sama kamu bawa saat kejadian na’as itu merenggut nyawamu, :cry: entah kenapa saat kejadian na’as itu kamu gak pake helm itu, sebenarnya om Ipul berharap lain seandainya kamu menggunakan helm itu, karena om Ipul tau kamu orang yang mengutamakan safety riding seperti yang selalu kita diskusikan tentang dunia bikers brotherhood. Boy om Ipul nggak pernah mengira kalo minggu kemarin itu pertemuan kita yang terakhir sampai akhirnya kemarin subuh dengan rasa masih tidak percaya om Ipul melihat kamu terkujur kaku di kamar jenazah. Tapi sudahlah boy karena Allah SWT punya kehendak lain. :cry: :cry: :cry:

Kamu adalah orang yang paling baik di hati kita…dan kamu akan selalu dihati kita, dan om Ipul yakin setelah ini Bapak dan Ibu kamu akan bisa tersenyum mengalahkan kesedihan mereka dengan kebanggaan mereka terhadap kamu.

Ok boy, sekarang om Ipul harus balik ke rumah kamu lagi, karena tadi om Ipul cuma pamit pulang sebentar buat mandi, akhirnya om Ipul cuma mau bilang kalo kita semua disini sayang sama kamu dan sangat kehilangan kamu boy

Oh iya boy, :idea: om Ipul dan Tita masih berusaha agar kamu mendapatkan pin bikers yang kamu idam-idamkan itu saat Jambore Nasional Tiger bulan Oktober nanti… Selamat jalan my boy… Selamat jalan dik Bro… Semoga Allah SWT memberikan tempat yang layak di sisi-Nya…Amin

Lama gak nulis di blog ini, :-) karena sibuk dengan urusan kerjaan tertunda. Tapi sekarang aku dah tobat untuk nunda kerjaan lagi :-) ternyata menyusahkan…:-),

Tapi hari ini aku memulai sebuah langkah kecil untuk masa depan :-) , sebuah wadah untuk mewujudkan Idealisme berarsitektur telah dibentuk, wadah ini aku sebut dengan nama “Emphasis Plan” nama ini aku ambil setelah lama berselancar baik di dunia maya maupun di dunia nyata.

“TULISAN INI MASIH AKAN DI EDIT KARENA UDAH NGANTUK”

Yang jelas hari ini aku ingin menuliskan di dalam cetak biruku ini “Hari ini sebuah langkah kecil dimulai, semoga barokah…

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.