Skip navigation

Suatu hari seorang pria tua berpakaian sederhana memasuki sebuah showroom otomotif. Salah seorang tenaga penjual bernama John berdiri dan menghampirinya, “Selamat pagi, Pak. Ada yang bisa saya bantu? “Laki-laki tua itu menjawab bahwa dia membutuhkan mobil seken yang kecil, sebuah mobil yang sederhana karena dia hanya memiliki anggaran yangterbatas.

John membawa orang tua tersebut ke garasi yang terletak di belakang showroom, di sana semua mobil seken dan berukuran kecil dipajang. Mobil-mobil tersebut mungkin sesuai dengan budget pria tua tadi. Pada saatberkeliling untuk memilih mobil yang cocok, orang tua tadi menjelaskankepada John mengapa dia ingin membeli mobil. “Sebenarnya mobil yang akan saya beli adalah untuk istri saya. Selama 30tahun lebih istri saya ingin punya mobil kecil.Β  Β  Β  Β  Mobil yang bisa dikendarai ke supermarket dan ke rumah teman-temannya. Tapi, saat itu adalah masa-masasulit dan saya tidak mampu beli mobil.

Seiring waktu berlalu, istri saya berhenti meminta mobil,” cerita pria tua itu.”Minggu lalu ia jatuh sakit. Dokter mengatakan istri saya menderita kankerdan umurnya tinggal beberapa bulan lagi. Jadi, saya memutuskan untukmenggunakan tabungan saya untuk membelikannya mobil, supaya ia setidaknyabisa menikmati beberapa bulan sisa hidupnya mengendarai mobilnya sendiri,sebelum dipanggil menghadap Tuhan,” imbuhnya lagi.

Hati John tersentuh mendengar kisah tersebut. Ia berjanji pada dirinya sendiri bahwa suatu hari, ia juga akan menjadi suami yang baik sampai akhirhayat hidupnya.Setelah beberapa lama berkeliling, pria tua itu akhirnya menjatuhkan pilihannya pada sebuah mobil kecil berwarna hijau gelap. “Istri saya bakalmenyukai mobil ini. Kecil, mudah dikendalikan, memiliki semua fitur yang iainginkan dan ini adalah warna favoritnya!”Lalu dia berkata pada John bahwa dia akan memberikan kejutan pada istrinya.”Saya akan mengajak istri saya ke sini besok dan berpura-pura melihat-lihat mobil. Kalau Anda melihat saya besok, berpura-puralah seakan kita belumpernah bertemu sebelumnya, dan layani saya persis seperti Anda pertama kalimelayani saya. Lalu, saya akan memberikan kejutan pada istri saya dengan mengatakan bahwa saya sudah membelikan mobil untuknya, oke?”John berkata, “Oke, akan saya ikuti rencana Anda. Terima kasih, Pak Brown,saya nantikan kunjungan Anda beserta istri besok.”

Setelah orang tua itu pergi, John menceritakan kejadian ini pada rekan-rekan kerja yang lain.Mereka juga tersentuh.Pada hari berikutnya, seperti yang sudah direncanakan, pria tua itu datang bersama istrinya. Sesudah mereka masuk bergandengan tangan ke dalam showroom, John memberi salam dengan gembira kepada mereka dan berpura-purabelum mengenal laki-laki tua itu. Tetapi, sewaktu istrinya sedang tidak melihat, John mengedipkan matanya padanya seakan berkata, “Semuanya beres.”Pria itu tersenyum. Laki-laki tua itu berpura-pura menjelaskan kepada John bahwa mereka keshowroom ini untuk melihat-lihat dan ia menjelaskan tipe mobil yang merekainginkan. Sang istri berkata pada John, “Saya tidak mengerti mengapa suamisaya tiba-tiba mengajak saya ke sini. Kami tidak punya rencana untuk beli mobil. Kami bahkan tidak mampu membayarnya! “John mengantar pasangan tersebut ke garasi di belakang showroom. Sewaktumereka melihat-lihat, pria tua itu mencari mobil hijau gelap yang sudah iapesan dan bayar kemarin. Tapi, mobil itu sudah tidak ada di sana! Iabertanya pada John, “Apakah hanya ini mobil-mobil yang Anda miliki? Apakah tidak ada yang lain lagi?””Tidak ada lagi, Pak. Ini semua yang kami miliki, mobil-mobil inilah yang sesuai dengan budget bapak.””Apakah BENAR-BENAR hanya ini semua mobil yang Anda miliki? Tidak ada lagi?”tanyanya lagi.”Tidak ada pak. Hanya ini semua yang kami miliki. Tidak ada lagi,” jawab John. Orang tua itu mulai panik. Ia berkata pada dirinya sendiri, “Saya telah membayar penuh untuk mobil itu. Tapi, sudah tidak di sini dan John mengatakan hanya ini yang ia miliki! Jadi, di mana mobil saya dan apa yangterjadi dengan uang yang sudah saya bayarkan padanya?” Lebih parah lagi, iatidak bisa bertanya langsung pada John, “Dimana mobil saya?” Orang tua itubenar-benar khawatir.Setelah beberapa lama berjalan ke sana ke mari, John menyarankan mereka kembali ke dalam showroom untuk berteduh dan minum karena udara di garasi mulai panas dan tampaknya tidak ada mobil yang cocok dengan keinginan mereka.

Pria tua itu menjawab, “Tidak, saya ingin berkeliling lagi.”Istrinya berkata, “Tidak apa-apa sayang, mereka tampaknya tidak memiliki mobil yang kita cari. Mari kita ke dalam, saya lelah.”Dengan lesu, si orang tua mengikuti John dan istrinya kembali ke showroom. Ia khawatir, bingung, dan marah dalam waktu yang bersamaan, tetapi tidak bisa menunjukkannya! Sewaktu mereka duduk sambil menikmati minuman di showroom, sang istri bercakap-cakap dengan gembira pada John, tapi si orang tua itu sedang tidak ingin untuk bercakap-cakap. Ia terlalu bingung dan tengah berpikir tentangapa yang harus ia lakukan selanjutnya.Tiba-tiba istrinya berseru, “Itu mobil yang sangat bagus!” Si orang tuamenoleh ke arah istrinya menunjuk. Di sana ada sebuah mobil kecil berwarna hijau gelap seperti yang sudah ia. pilih sehari sebelumnya, bedanya mobil ini masih baru. Bahkan, mobil tersebut diletakkan di podium berputar dan diberikan pita besar. “Ini tidak mungkin mobil yang sudah saya beli! Mobil yang saya beli itu mobil bekas, berdebu, dan ada di garasi belakang. Sedangkan ini mobil baru,” katanya dalam hati.”Ini terlalu mahal sayang, ini mobil baru,” dia mengingatkan istrinya. “Tidak apa-apa. Masuk saja ke dalamnya, duduk dan rasakan,” kata John. Sang istri tampak ragu-ragu. “Mari silakan.” John menuntun tangan istri priatua itu menuju podium, lalu membukakan pintu mobil untuknya.Sang istri masuk ke dalam mobil, duduk dengan nyaman dan mengangkat tangannya untuk memegang kemudi. Kemudian ia berteriak, melompat keluar darimobil, dan berlari ke arah suaminya untuk memberinya pelukan hangat.

“Terimakasih, terima kasih banyak, sayang! Ini benar-benar kejutan yangmenyenangkan! “Pria tua itu kaget dan bingung. Apa yang sedang terjadi?Lalu, istrinya mengambil kartu besar dari kemudi mobil. Di kartu itu tertulis:”SELAMAT, Nyonya Brown,Anda adalah pemilik khusus mobil cantik ini! SELAMAT Terutama karena Anda memiliki seorang suami yang SUNGGUH-SUNGGUH SANGAT MENCINTAI ANDA!

John dan seluruh tim penjual amat tersentuh oleh kisah pria tua itu sehingga mereka sepakat melakukan pekerjaan ekstra untuk memberikan kejutan kepadab pasangan yang saling mencintai ini. Mereka semua kerja lembur malam ituuntuk mencuci mobil tersebut, memoles catnya, mengikatkan pita besar, dan membuat kartu ucapan “SELAMAT” yang besar. Istri pria tua itu melompat-lompat gembira. Pria tersebut tersenyum lebar. Tidak hanya itu, sewaktu pasangan tersebut mengendarai mobil kecil yang sudah mengilap tadi keluar dari showroom, setiap staf berbaris di pintu depan showroom untuk memberikan tepuk tangan meriah dan hangat… tepuktangan yang berasal dari hati. Pasangan bahagia itu dengan bangga melambaikan tangan kepada para staf sambil mengemudikan mobil keluar meninggalkan showroom. Ada beberapa wajah yang berlinang air mata di antara para staf yang berbaris pada pagi itu, tetapi di bibir mereka tersungging senyuman.

Temanku, inilah arti sesungguhnya dari “MENGGEMBIRAKAN HATI PELANGGAN ANDA”. Jelas sekali, Anda tidak mungkin melakukan hal ini setiap hari. Tetapi,kalau Anda bisa melakukan sesuatu seperti ini kepada pelanggan Anda sekali seminggu saja, hal ini tentu akan sangat meningkatkan image perusahaan, dan juga akan meningkatkan semangat setiap staf di perusahaan. Pekerjaan menjadi lebih punya arti. Perasaan senang karena bisa memberi ini tidak bisa dibeli dengan uang. Benar-benar momen spesial dalam bisnis dan pekerjaan…

I just got this from : James Gwee, seminarseumurhidup[support@seminarseumurhidup.com]

Sumber : Mariana (Aling)Internal Audit Dept.Jl. Otto Iskandar Dinata 115, Jakarta TimurPh. (021) – 8199 777 ext. 321, 0888398444

“Jika anda membuat seseorang bahagia hari ini.Anda juga membuat dia berbahagia 20 tahun lagi, saat ia mengenang peristiwa itu”

“Ketika tiba saat perpisahan janganlah kalian berduka, sebab apa yang paling kalian kasihi darinya mungkin akan nampak lebih nyata dari kejauhan – seperti gunung yang nampak lebih agung terlihat dari padang dan dataran”. (Khalil Gibran)

Boy, Ini hari kedua kamu meninggalkan kita semua. Kali ini om Ipul mencoba nggak nagis lagi kalo ingat kamu. Tadi pagi saat ziarah ke peristirahatan terakhirmu om Ipul mencoba tersenyum didepan kamu, karena om Ipul yakin kamu pun bahagia disana.

Boy, om Ipul kangen sekali sama kamu…πŸ˜₯ Sangat berat kehilangan anak dalam usia muda, om Ipul nggak akan pernah lupa karena rasanya baru kemarin kita bermain PS bersama, nonton bola sama-sama sambil ngeledek tim yang kalah, Nonton motoGP kesukaan kita, bercerita tentang dunia motor, dan jalan bareng ke luar kota dengan tunggangan kebanggaanmu itu. Maaf boy, om Ipul menangis lagi…πŸ˜₯ karena kepergianmu bersamaan dengan semua itu, kamu meninggalkan kita saat sedang berlangsungnya final liga champion walaupun yang difinal bukan Manchester United VS Barcelona seperti harapan kita.πŸ™‚ oh iya boy yang jadi juara tahun ini Inter Milan, tim yang sering kamu pake kalo kita main PS bersama selain Barcelona.πŸ™‚ Boy, semalam Danny Pedrosa yang menjadi andalanmu dimotoGP finish di urutan ke lima padahal sampe putaran akhir dia sudah di posisi ke tiga di belakang Valentino Rossiβ€Ž, mungkin karena dia masih kurang bisa mengendalikan emosinya yah boy… dan yang jadi juara di Le mans masih LorensoπŸ™‚

Boy, kemarin om Ipul banyak dengar cerita dari teman-teman kamu, bagaimana kamu selalu berbuat baik kepada orang lain, bagaimana kamu yang nggak kenal nyerah, bagaimana kamu yang memiliki banyak cita-cita dan keinginan. Banyak teman-teman kamu yang datang melayatmu bahkan sampai hari ini pun masih ada yang datang kerumah dan masih nggak percaya mendengar berita kepergianmu. Om Ipul sangat bangga dengan kamu Boy, dalam usiamu yang masih muda segudang prestasi telah kamu ukir, dan kehadiran teman-temanmu kemarin membuktikan itu, bahkan dekan di fakultasmu pun mengakui itu, dia bilang kamu tipe orang yang tidak banyak bicara tapi lebih banyak bekerja. Tapi om Ipul yakin kamu ngak perlu bukti dan kamu enggak perlu ngebuktiin itu semua karena buat om Ipul kamu adalah pahlawan! karena tidak ada orang yang meninggal tapi masih meninggalkan bekas yang tak pernah hilang dan sangat berarti di hati, kecuali seorang pahlawan.

maaf boy, kali ini om Ipul menulis ini sambil menangis,πŸ˜₯ om Ipul masih ingat sore itu seminggu yang lalu kamu datang kerumah minjam helm full face untuk touring dan helm yang sama kamu bawa saat kejadian na’as itu merenggut nyawamu,πŸ˜₯ entah kenapa saat kejadian na’as itu kamu gak pake helm itu, sebenarnya om Ipul berharap lain seandainya kamu menggunakan helm itu, karena om Ipul tau kamu orang yang mengutamakan safety riding seperti yang selalu kita diskusikan tentang dunia bikers brotherhood. Boy om Ipul nggak pernah mengira kalo minggu kemarin itu pertemuan kita yang terakhir sampai akhirnya kemarin subuh dengan rasa masih tidak percaya om Ipul melihat kamu terkujur kaku di kamar jenazah. Tapi sudahlah boy karena Allah SWT punya kehendak lain.πŸ˜₯πŸ˜₯πŸ˜₯

Kamu adalah orang yang paling baik di hati kita…dan kamu akan selalu dihati kita, dan om Ipul yakin setelah ini Bapak dan Ibu kamu akan bisa tersenyum mengalahkan kesedihan mereka dengan kebanggaan mereka terhadap kamu.

Ok boy, sekarang om Ipul harus balik ke rumah kamu lagi, karena tadi om Ipul cuma pamit pulang sebentar buat mandi, akhirnya om Ipul cuma mau bilang kalo kita semua disini sayang sama kamu dan sangat kehilangan kamu boy

Oh iya boy,πŸ’‘ om Ipul dan Tita masih berusaha agar kamu mendapatkan pin bikers yang kamu idam-idamkan itu saat Jambore Nasional Tiger bulan Oktober nanti… Selamat jalan my boy… Selamat jalan dik Bro… Semoga Allah SWT memberikan tempat yang layak di sisi-Nya…Amin

Lama gak nulis di blog ini,πŸ™‚ karena sibuk dengan urusan kerjaan tertunda. Tapi sekarang aku dah tobat untuk nunda kerjaan lagiπŸ™‚ ternyata menyusahkan…:-),

Tapi hari ini aku memulai sebuah langkah kecil untuk masa depanπŸ™‚ , sebuah wadah untuk mewujudkan Idealisme berarsitektur telah dibentuk, wadah ini aku sebut dengan nama “Emphasis Plan” nama ini aku ambil setelah lama berselancar baik di dunia maya maupun di dunia nyata.

“TULISAN INI MASIH AKAN DI EDIT KARENA UDAH NGANTUK”

Yang jelas hari ini aku ingin menuliskan di dalam cetak biruku ini “Hari ini sebuah langkah kecil dimulai, semoga barokah…

Barusan saya mendapat sms dari seorang kawan di Manado Mio Community (MMC), memberikan informasi nanti sore ada acara penjemputan teman-teman yang baru pulang touring dari Parigi Sulawesi Tengah. Rencananya mereka akan di jemput dengan tari-tarian dan sepanjang jalan akan dipasang umbul-umbul (lebay.com)….he..he..he..πŸ˜† … wah pastinya banyak cerita seru yang terjadi selama perjalanan touring, selama di Parigi dan bertemu sesama bikers disana. Sebenarnya saya ingin sekali ikut touring dengan teman-teman di MMC, sayangnya laporan proyek harus segera diselesaikan agar kerjaan tidak semakin menumpuk lagiπŸ™‚ (ngeles.com).

Tak terasa sudah empat bulan saya bergabung di komunitas ini, menurut teman saya yang sudah lebih dulu bergabung di komunitas ini, MMC ini terbentuk berawal dengan keinginan sesama pemilik motor Mio di kota Manado, yang berkeinginan untuk memperbanyak teman dan suka modif motor, suka touring, suka ngedrag dan suka main poker di facebook.πŸ˜† (yang terakhir gak nyambung kali yah…) maka beberapa teman berinisiatif membentuk wadah yg diberi nama ” Manado Mio Community ” harapannya komunitas ini dapat menjadi media bagi pencinta motor Mio agar dapat menunjukan potensi serta kreatifitasnya sehingga aspirasi yang ada akan bermuara pada suatu prestasi yang menjadi kebanggaan kita semua. Berbagai aktifitas telah dilalui dan dijalankan dengan sukses,

“semoga komunitas ini dapat menjadi tempat bagi kami untuk memperbanyak teman dan menjadi tempat berbagi pengalaman sehingga dari hobby motor ini kita dapat lebih mempererat tali persaudaraan, kalo orang sana bilang From riders to brothers

Saya sendiri sangat menyukai touring, alasannya sederhana karena saya ingin berkunjung ke tempat-tempat wisata di Indonesia yg indah ini, sambil melihat dan merasakan pengalaman ruang kota yang di kunjungi, hmm… pasti sangat menyenangkan yah? dan tentunya dapat menambah wawasan berarsitektur saya, selain itu saya dapat menyalurkan minat fotografi saya.πŸ™‚ dan tentunya bisa dapat pengalaman baru buat di share di blog iniπŸ™‚ Semoga touring berikutnya saya bisa ikut… Kapan ya bro?

Dalam menjalani kehidupan terkadang orang akan berhenti pada satu titik tertentu, dan mengevaluasi hal yang telah dicapai apakah berjalan dengan baik atau haruskah mengubah haluan. Berbagai pertanyaan memenuhi ruang rasio di kepala ini.πŸ™‚

Benarkah ini jalan yang telah saya pilih atau ada jalan lain yang bisa membuat hidup ini lebih baik?

Beberapa bulan terakhir ini saya merasa ada kegamangan dalam diri ini, semangat berkarya yang berkobar entah menguap kemana, ini pula yang membuat banyak kerjaan saya terlantar dan tertunda, tapi saya sadar kalo penyebab semua itu adalah diri saya sendiri, dan hanya saya yang dapat merubah semua itu. Ketika kenyataan tidak sesuai dengan harapan bukan berarti kita harus pasrah dan menyerah, tapi inilah yang menjadi titik balik untuk bangkit dan memulai langkah baru untuk tetap konsisten dengan apa yang kita tuju dan tidak akan berhenti sebelum berhasil (kalo kataD’Masiv jangan menyerahπŸ˜† )

Titik balik akan menjadi kata yang indah bagi saya bahkan lebih indah dari puisi-puisi cinta yang ada di muka bumi ini (lebay mode on)πŸ™‚ . Matahari masih terbit pagi ini dan masih menghangatkan kehidupan dihari ini, itu berarti masih ada harapan untuk bermimpi dan mewujudkan apa yang saya impikan.

Hari ini akan saya jadikan momentum untuk mempercayai mimpi-mimpi saya dan meletakkannya 5 centimeter di depan jidat sayaπŸ™‚ dan semoga saya akan selalu dikenang sebagai seroang yang percaya pada kekuatan mimpi dan mengejarnya, bukan hanya menjadi seonggok daging yang punya nama,πŸ™‚ mas Donny Dhirgantoro saya pinjam sebagian kata-katanya yah….

“Kegagalan terbesar manusia adalah kegagalan untuk mencoba” so jangan menyerah Pul…!πŸ™‚